December 22, 2025
Pada tahun 2025 dan hingga tahun 2026, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi industri ponsel pintar bukanlah fitur-fitur baru yang revolusioner — melainkan peningkatan dramatis dalam biaya komponen inti, terutama chip memori.
Di seluruh rantai pasokan elektronik global, harga DRAM (memori) telah melonjak tajam, didorong oleh pergeseran struktural dalam permintaan industri. Dengan infrastruktur AI yang berkembang pesat dan pusat data yang mengonsumsi semakin banyak memori berkinerja tinggi, produsen semikonduktor telah memprioritaskan produk dengan margin tinggi seperti memori bandwidth tinggi (HBM) daripada memori seluler tradisional. Hal ini menyebabkan pasokan yang ketat dan harga yang meningkat untuk modul memori yang digunakan dalam ponsel pintar dan perangkat konsumen lainnya.
Data tren menunjukkan biaya chip memori meningkat secara signifikan — harga kontrak DRAM naik dengan persentase dua digit dan penyimpanan flash NAND juga meningkat — mendorong tagihan bahan (BOM) ponsel pintar naik secara substansial.
Pembuat ponsel pintar sekarang menghadapi pilihan sulit. Dengan harga memori yang mewakili sebagian besar dari total biaya perangkat, produsen harus menyerap margin yang menyusut atau meneruskan kenaikan tersebut kepada konsumen. Hal ini telah mulai terjadi — pada tahun 2025 beberapa ponsel Android populer memiliki harga peluncuran yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendahulunya.
Perangkat kelas pemula dan menengah sangat terpengaruh. Karena model-model ini lebih bergantung pada memori dan penyimpanan yang hemat biaya, kenaikan harga telah mengikis daya tarik “nilai uang” tradisional mereka.
Perusahaan riset sekarang memprediksi bahwa harga rata-rata ponsel pintar global dapat naik pada tahun 2026 karena kekurangan memori terus berlanjut. Beberapa perkiraan menunjukkan penurunan pengiriman ponsel pintar global — terutama di tingkatan anggaran — karena harga yang lebih tinggi menekan permintaan.
Bagi banyak konsumen, tren ini dapat berarti salah satu dari dua hal
Tingkatkan lebih cepat daripada nanti — sebelum harga naik lebih lanjut.
Evaluasi kembali prioritas — berfokus pada perangkat dengan kinerja dan spesifikasi memori yang seimbang daripada mengejar model kelas atas yang berat memori.